Sabtu, 16 Juli 2011

Stadion Palaran, Stadion Megah Di Kota Samarinda

Selain stadion utama Gelora Bung Karno, Gelora Sriwijaya, dan Jalak Harupat, ternyata ada satu lagi stadion di Indonesia yang mempunyai kapasitas sebagai stadion mewah berskala Internasional. Stadion itu adalah stadion Palaran. Ya! Kualitas stadion Utama Palaran memang setara dengan kualitas stadion menengah di Liga Inggris.

Stadion yang berlokasi di Samarinda Kalimantan Timur ini dulu juga dipersiapkan sebagai stadion cadangan Gelora Bung Karno yang rencananya akan menggelar partai antara Manchester United melawan Timnas Indonesia. Stadion Palaran mempunyai desain yang sangat unik, yaitu membentuk dua cakra yang saling bertemu dan meruncing di bagian ujungnya. Dan satu lagi keistimewaan stadion ini adalah 100% tribunya menggunakan kursi.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7xmZqYdG8-OTcuhyuYzyrjLRviKkK4HBZ_x4pxF0G2Dmj6gmuHm6OPSciKgc3fgIWN99PH5UJZq4MqEicnMmkdl5ljitq5srb82mIu5QorAdwZcVM4VZhLuzCTcF5zt0lnBy-uhPAvuc/s400/Palaran1.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWK_A82WqfTSEoEaDCGhT0NdugR35paQaaAQ2ambsmsHT3q-KlD3zdSmkNyTVAabDCXNe_TPLaAdaCdsL8zinkoUG0HFFVaL22LZY8tq1vVl2nY-50jkY2CjJaL7ADLe1FLUcVvE-bggg/s400/Palaran4.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqlpv0wB1y1EN_AfHSTIyIaKlZdPivM4eEsYAafUaKqfViK83KNj98ha4VB-qA1QZGRLKd0EuCB7HuY7Cll10nI-Eh02T_5_2wDlxrbCAhwwBxiEOpHTi3Xf3ZEGJ9o_EVQM37k6rbv90/s400/Palaran5.jpg

http://i272.photobucket.com/albums/jj175/ecly_watchaa/25yg3.jpg





http://www.mitrakukar.com/images/desain_stadion_madya1.jpg
Stadion ini dibuat oleh Pemerintah Provinsi Kaltim sebagai venue pembukaan dan penutupan PON XVII dan diresmikan sendiri oleh Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 18 Juni 2008.

Berikut adalah beberapa data dari Stadion Palaran :

Kapasitas : 50.000 penonton
Lokasi : palaran Samarinda, Kalimantan Timur
Pemilik : Pemerintah Kaltim
Rumput : Rumput alami
Biaya : 800 miliar

Di beberapa review tabloid sepak bola, stadion ini dikategorikan sebagai stadion dengan Kualitas A (hanya 8 stadion di Indonesia yang mendapat kategori kualitas A). Stadion ini juga dipercaya oleh PSSI sebagai tuan rumah partai 8 besar liga Djarum 2008.

Sumber: http://sekedar-tahu.blogspot.com/2010/05/mengenal-lebih-dekat-stadion-utama.html#ixzz1SKwZrB1G

Terima Kasih Riedl untuk Indonesia

Alfred Riedl tak bisa menutupi kekecewaannya saat harus menerima fakta dirinya diberhentikan sebagai pelatih timnas Indonesia. Padahal dia cinta dan senang bekerja di tanah air.




"Padahal saya senang di sini. Saya tak punya masalah dengan siapa pun dan saya punya kenangan indah di Indonesia," sahut Riedl kepada wartawan.

Riedl diikat PSSI, meski belakangan deal-nya disangsikan kepengurusan PSSI baru, pada tahun 2010. Sedianya kontrak dia akan berakhir pada tahun 2012 mendatang, meski kemudian diputus pada Rabu (13/7/2011) lalu.

Dalam periode singkat kepemimpinannya tersebut, Riedl sempat mencuri hati jutaan pencinta sepakbola tanah air saat mampu membawa timnas Indonesia tampil impresif di Piala AFF. Sayangnya, Indonesia gagal menuntaskan turnamen tersebut sebagai kampiun karena kalah dari Malaysia di final.

Namun, banyak pengamat menilai positif kinerja Riedl bersama timnas saat itu. Dia dianggap mampu menanamkan disiplin tinggi pada skuadnya, termasuk saat memutuskan mencoret Boaz Salossa yang dianggap indisipliner.

Riedl disanjung karena ketegasannya. Bukan sekadar hal-hal yang terkait dengan pasukannya di timnas, tapi juga termasuk saat dia sempat berseberangan pendapat dengan beberapa pengurus PSSI saat itu.

Riedl pun jadi bintang baru timnas Indonesia di samping para pemain semisal Irfan Bachdim, Firman Utina atau Cristian Gonzales.

Dan segala pengalaman yang didapat bersama timnas Indonesia dan suporter Merah Putih itu menjadi hal yang disebut Riedl memberi kesan kuat.

"Terima kasih Indonesia. Saya cinta berada di sini. Saya cocok dengan seluruh pemain dan juga pengurus. Ini menjadi bagian dari perjalanan karier saya."

"Mungkin saya akan kembali, Anda tidak pernah akan tahu. Sepak bola adalah bisnis yang gila," tuntas Riedl.

Meski saat Piala AFF dikenal tegas dan tanpa kompromi pada wartawan, Riedl membuktikan kalau dia bisa sangat ramah. Pelatih bertampang dingin itu dengan senang hati memenuhi keinginan pekerja media yang ingin berfoto bersama usai konferensi pers. Bahkan Riedl bersedia melayani sesi foto satu persatu dengan wartawan.



Sumber: www.detik.com

Tumbangkan Vietnam 4-0, Indonesia Melaju ke Final

 Tim Yamaha Indonesia berpeluang mempertahankan gelar Yamaha ASEAN Cup U-13 usai memastikan diri melangkah ke partai final setelah melewati hadangan Vietnam di laga lanjutan babak semifinal.


Dalam pertandingan di Yamaha Stadium, Muang Thong Thani, Minggu (17/7/2011) pagi, Indonesia berhasil menciptakan dua gol tambahan sehingga secara keseluruhan memenangkan pertandingan dengan skor 4-0.

Pertandingan ini merupakan laga lanjutan babak semifinal yang di hari kemarin (16/7) terpaksa ditunda akibat hujan deras. Sejumlah pemain kunci sengaja disimpan demi persiapan menuju laga final.

Indonesia kembali tampil mendominasi pertandingan. Kendati telah unggul dua gol lebih dahulu, skuad arahan Rohmat Namung ini tetap melancarkan serangan yang sangat merepotkan pertahanan lawan.

Febriza Nazri Anas memperoleh peluang emas setelah menerima umpan terobosan dari tengah lapangan untuk berhadapan dengan kiper one on one. Sayang sekali, sepakannya melenceng tipis. Begitu pun dengan Andi Abdul Azis Zulfi.

Pundi-pundi gol Indonesia akhirnya bertambah melalui Reva Adi Utama. Pemain bernomor punggung tujuh itu melepas tendangan voli cantik dari luar kotak penalti yang membuat timnya kini unggul 3-0.

Febriza kembali memperoleh dua peluang emas namun semuanya gagal dimanfaatkan striker bernomor punggung 10 itu. Yang pertama, sundulannya masih melambung tinggi usai menerima bola sepak pojok Andi dan gagal menyarangkan gol setelah lolos dari jebakanoffside.y

Keputusan memasukkan Muhammad Nur Arfah Ali yang mengganti Dandi Usman berbuah manis. Ia sukses meneruskan umpan Febriza untuk memperbesar keunggulan Indonesia menjadi 4-0, yang menjadi skor akhir pertandingan.

Di laga puncak, Indonesia akan melawan tim tuan rumah, Thailand I yang mana di semifinal memenangi "perang saudara" melawan Thailand II dengan skor tipis 1-0. 



Sumber: www.detik.com

Uruguay Singkirkan Argentina Lewat Adu Penalti

Uruguay berhak atas satu tiket semifinal Copa America 2011 setelah menyingkirkan tun rumah Argentina.La Celeste menyegel tiket ini usai memenangi duel yang ditentukan lewat adu penalti.




Pertandingan yang berlangsung di Stadion Brigadier General Estanislao Lopez, Santa Fe, Minggu (17/7/2011) pagi WIB ini berakhir 1-1 setelah waktu normal 90 menit.

Uruguay unggul terlebih dahulu lewat gol Diego Perez di menit kelima, tetapi Argentina membalas melalui gol Gonzalo Higuain di menit 17. Skor ini bertahan sampai berakhirnya waktu normal dan 2x15 menit masa perpanjangan waktu.

Kedua tim menyudahi waktu normal ini dengan 10 pemain karena Perez (Uruguay) dan Javier Mascherano (Argentina) mendapat dua kartu kuning alias kartu merah.

Di adu penalti, satu algojo Argentina gagal, yakni Carlos Tevez. Sementara lima eksekutor Uruguay, yakni Diego Forlan, Luis Suarez, Andres Scotti, Walter Gargano dan Martin Caceres sukses melaksanakan tugasnya.

Jalannya pertandingan
Pertandingan baru berusia lima menit, tetapi Uruguay sukses membuat para pendukung tuan rumah terhenyak ketika sontekan Perez dari mulut gawang sukses membawa tim tamu memimpin 1-0.

Namun Argentina tidak butuh waktu terlalu lama untuk menyeimbangkan kedudukan jadi 1-1. Umpan lambung Lionel Messi ditanduk masuk oleh Higuain yang lolos dari jebakan off-side.

Dalam tempo empat menit, yakni di menit 30 dan 34, masing-masing tim mendapati satu gol yang mereka cetak dianulir wasit. Baik gol Higuain buat Argentina maupun gol Martin Caceres buat Uruguay, semuanya dinyatakan off-side.

Argentina sempat di atas angin ketika Uruguay dipaksa bermain dengan 10 orang sejak menit 38. Perez mendapat kartu kuning kedua akibat melanggar Fernando Gago.

Unggul jumlah pemain, Argentina tampil menyerang. Di menit 77, sebuah tendangan Higuain nyaris berbuah gol andai kiper Uruguay, Fernando Muslera, tidak men-tipnya ke udara.

Empat menit menjelang waktu normal berakhir, giliran Argentina yang kehilangan pemain. Kali ini, Javier Mascherano diusir wasit karena mendapat kartu kuning kedua usai melanggar Suarez.

Muslera menyelamatkan gawangnya dua kali di menit 89. Yang pertama, sepakan bebas Carlos Tevez bisa ditolak dengan kaki kirinya, lantas bola rebound yang coba disambar Higuain kembali ia jinakkan.

Setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit, pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Di menit 101, sebuah sepakan voli Javier Pastore melayang di atas gawang Muslera.

Tiga menit kemudian, Higuain nyaris mencetak gol keduanya. Mendapat umpan terobosan dari Javier Zanetti, striker Real Madrid itu menendang bola, tetapi tipis menyambar tiang gawang Uruguay.

Pada menit 112, Argentina kembali memetik peluang, kali ini lewat upaya Pastore. Tapi kembali Muslera beraksi menyelamatkan gawangnya dengan menjinakkan sepakan Pastore.

Setelah waktu perpanjangan 2x15 menit habis, sang pemenang harus dicari lewat adu penalti. Dua penendang pertama Argentina, yakni Lionel Messi dan Nicolas Burdisso, sukses mencetak gol, tetapi sepakan Tevez digagalkan Muslera.

Dua penendang berikut Argentina, yaitu Pastore dan Higuain, sukses mencetak gol, tetapi itu tidak berarti karena lima eksekutor Uruguay berhasil melakukan tugasnya dengan baik dan membawa Uruguay menang 5-4.

Di semifinal, Uruguay akan menghadapi Peru yang di pertandingan sebelumnya menekuk Kolombia dengan skor akhir 2-0, juga setelah perpanjangan waktu.



Sumber: www.detik.com

Irfan Jadi Magnet Pengunjung Saat Latihan Timnas

Daya tarik beberapa pemain Timnas Indonesia memang bak magnet. Buktinya, pada latihan perdana Jumat (15/7) sore, ratusan orang menontonnya dari pinggir Lapangan C, Senayan, Jakarta. Bahkan, beberapa anak sekolah sepakbola (SSB) yang kebetulan usai berlatih tak jauh dari situ, langsung mengerubungi para pemain timnas usai berlatih. Mereka tak malu-malu berebut untuk sekadar foto bersama.
Irfan Bachdim

“Hei, itu Irfan, itu Irfan!” teriak seorang anak SSB kepada kawan-kawannya. Mereka pun memburu salah satu pemain bintang Persema itu. Bahkan, beberapa ibu dan pria dewasa juga berebut ingin memotret pemain yang baru memperistri Jennifer Kurniawan itu. Hanya saja, Irfan lebih banyak diam sambil berjalan ke arah kendaraan yang menunggunya.
Suasana ini mengingatkan kita ketika penonton berjubel melihat latihan timnas menjelang laga Piala AFF, Desember 2010. Saat itu, ratusan orang memadati lapangan dengan ekspektasi tinggi atas prestasi Timnas Indonesia. Dan, situasi itu kembali terulang tadi sore ketika timnas Indonesia berlatih kembali setelah sekian lama vakum.
Latihan perdana itu dalam rangka menghadapi Turkmenistan di Pra Piala Dunia pada 23 Juli dan 28 Juli 2011. Beberapa penonton, terutama perempuan, yang ada di pinggir lapangan juga berteriak-teriak memanggil nama mantan pemain FC Utrecht itu. Irfan hanya tersenyum ketika namanya dipanggil. Asal tahu saja, Irfan memang satu-satunya pemain dari Liga Primer Indonesia (LPI) yang dipanggil masuk timnas.
Irfan sendiri baru kali ini berlatih kembali bersama skuad timnas Indonesia pasca Piala AFF Desember 2010. Irfan sebelumnya mengungkapkan bahwa ia ingin masuk timnas kembali.
Dan, tadi sore, keinginan pemain bernomor punggung 10 Persema itu menjadi kenyataan. Namun, nama Irfan tidak masuk dalam skuad 25 pemain timnas yang akan dibawa ke Turkmenistan. Ia harus mengikuti seleksi kembali, dan masih punya peluang untuk masuk dalam skuad timnas saat laga kandang melawan Turkmenistan di Jakarta pada 28 Juli  mendatang.

Dede: Riedl Layak Melatih Persib

Wakil Gubernur Jawa Barat, yang juga Duta Persib Bandung, Dede Yusuf menilai Alfred Riedl layak melatih Persib Bandung.


Kualitas kepelatihan Riedl, menurut Dede, dapat dilihat dari prestasinya saat melatih Timnas Indonesia. "Tidak apa-apa, Alfred Riedl bagus kok," kata Dede, menjawab pertanyaan isu pelatih asal Austria bakal menukangi Maung Bandung, Jumat (15/7/2011).

Dede melanjutkan, jika Riedl menjadi pelatih Persib, harus diberi kebebasan dalam memilih pemain. "Asal pemilihan pemainnya jangan diganggu gugat. Apa yang mau dia ambil, berikan dia kesempatan," saran mantan aktor dan atlet taekwondo.

Hanya saja, sambung Dede, pemain yang dibeli atau dimainkan di skuad Persib sebaiknya banyak diisi oleh pemain lokal. "Pemain muda lebih bagus lagi," cetusnya.

"Saya sebagai orang daerah berharap pemain lokal kita agak lebih banyak. Jadi jika pemain asingnya minimal lima, kita dua atau tiga lah. Jadi kita prioritaskan pemain lokal-lokal kita," pungkasnya.



Sumber: www.okezone.com

Laga Ditunda, Indonesia Ungguli Vietnam 2-0


Pertandingan semifinal tim Yamaha Indonesia melawan Vietnam ditunda setelah menyelesaikan babak pertama akibat hujan. Skuad "Merah Putih" untuk sementara unggul dengan skor 2-0. Pertandingan dilanjutkan esok hari.



Bertanding di Yamaha Stadium, Muang Thong Thani, Bangkok, Sabtu (16/7/2011) sore, tim Yamaha Indonesia sempat mendapatkan perlawanan ketat dari Vietnam. Setelah cukup mendung, hujan pun perlahan mulai turun.

Meski begitu, tim Indonesia tetap mampu menampilkan performa apik. Dandi Usman memecah kebuntuan lewat sundulannya setelah berhasil memanfaatkan tendangan bebas dari Muhammad Dzulfikar Ardianysah.

Semenit kemudian, Indonesia berhasil menambah keunggulannya setelah pemain belakang Vietnam melakukan kesalahan yang mengakibatkan bola justru masuk ke gawang sendiri tanpa bisa di antisipasi kipernya. Indonesia 2, Vietnam 0.

Memasukkan Andi Abdul Aziz Zulfi yang menggantikan Aldo Prasetyo cukup efektif. Andi berhasil menebar ancaman dengan mencetak gol ketiga kendati akhirnya harus dianulir karena yang bersangkutan sudah lebih dulu terjebak offise.

Babak pertama ditutup dengan skor 2-0 untuk keunggulan tim Indonesia atas Vietnam seiring dengan semakin derasnya hujan yang turun.

Hingga memasuki waktu dimulainya babak kedua, pertandingan belum juga dilanjutkan karena lapangan masih becek dan dianggap tidak layak pakai. Setelah melalui penundaan waktu dan diskusi antara panitia penyelenggara dan dua kubu yang memakan waktu sekitar satu jam akhirnya diputuskan laga babak kedua ditunda.

Pertandingan akan diteruskan pada Minggu (17/7/2011) pagi pukul 08.00 waktu setempat dengan waktu 1x30 menit dan skor yang sama. Sedangkan partai final digelar di hari itu juga pada pukul 16.20 waktu setempat.

Pemenang partai semifinal ini akan berhadapan dengan Thailand I di laga puncak yang di pertandingan semifinal lainnya mengalahkan Thailand II dengan skor tipis 1-0.



Sumber: www.detik.com